| MOQ: | 1 |
| Periode Pengiriman: | 30-60 hari kerja |
| Metode Pembayaran: | T/T |
Ikhtisar Produk
UHAND Manure Spreader adalah solusi multi-guna berefisiensi tinggi yang dikembangkan untuk peternakan modern, menggabungkan pengangkutan pupuk kandang yang andal dengan aplikasi lapangan yang presisi. Dirancang untuk kinerja yang konsisten, alat ini memberikan penyebaran yang merata yang membantu meningkatkan pemanfaatan nutrisi, meningkatkan kesehatan tanah, dan mengurangi kebutuhan tenaga kerja secara keseluruhan.
Menampilkan sasis tugas berat dan sistem penyebaran yang kuat, UHAND Manure Spreader mengintegrasikan pengangkutan, pembuangan terkontrol, dan distribusi material yang merata ke dalam satu mesin yang andal. Mampu menangani pupuk kandang padat, pupuk organik, dan bahan kompos, alat ini mempertahankan output yang stabil dan akurat di berbagai kondisi lapangan, mendukung operasi pertanian yang efisien dan berkelanjutan.
Fitur & Manfaat Utama
· Kinerja Penyebaran Merata: Memastikan distribusi nutrisi yang merata dan kesuburan tanah yang lebih baik.
· Efisiensi Tinggi: Kapasitas besar dan sistem penggerak yang andal mengurangi waktu operasi.
· Hemat Tenaga Kerja: Menyederhanakan penanganan pupuk kandang dan aplikasi lapangan dengan lebih sedikit operator.
· Tahan Lama & Perawatan Rendah: Komponen tugas berat memastikan masa pakai yang lama dan biaya perawatan yang rendah.
· Pengoperasian Mudah: Kontrol yang lugas memungkinkan pengaturan cepat dan pengoperasian yang lancar.
Skenario Aplikasi
· Peternakan Sapi Perah: Menyebarkan pupuk kandang padat dan pupuk organik secara merata di lahan tanaman, meningkatkan daur ulang nutrisi dan kesuburan tanah.
· Operasi Sapi Potong & Ternak: Aplikasi pupuk kandang yang efisien untuk lahan pakan ternak dan padang rumput, mendukung pengelolaan nutrisi yang berkelanjutan.
· Peternakan Tanaman yang Menggunakan Pupuk Organik: Mengaplikasikan pupuk kandang kompos dan pupuk organik sebagai alternatif alami pupuk kimia.
· Praktik Pertanian Berkelanjutan & Lingkungan: Mendukung pengelolaan pupuk kandang yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan meningkatkan pemanfaatan pupuk dan mengurangi limbah.
Spesifikasi Teknis
|
Parameter |
Spesifikasi |
|
Model |
MS-18 |
|
Kapasitas m³ |
18 |
|
Dimensi Keseluruhan (P×L×T) mm |
8500×3000×3100 |
|
Aplikasi |
Pupuk kandang, silase, dll. |
|
Daya Traktor yang Dibutuhkan HP |
≥140 |
|
Metode Pengosongan |
Didorong rantai |
|
Jumlah Auger PCS |
2 |
|
Kecepatan Tempuh km/jam |
4 - 35 |
|
Kapasitas Muatan Maksimum KG |
20000 |
|
Jenis Penyebaran |
Auger Dayung |
|
Jarak Penyebaran mm |
12000-18000 |
|
Ukuran & Jumlah Ban |
710/50-26.5 × 2 |
|
Sistem Pengereman |
Pneumatik |
· Gambar & spesifikasi produk hanya untuk tujuan ilustrasi. Variasi kecil (karena batch produksi atau peningkatan) dapat terjadi, tanpa memengaruhi fungsi inti. Produk aktual yang berlaku. Untuk pertanyaan, hubungi tim penjualan kami.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q1: Bahan apa yang dapat ditangani oleh UHAND Manure Spreader?
A1: Alat ini dirancang untuk menangani pupuk kandang padat, pupuk kandang kompos, pupuk organik, dan bahan serupa yang umum digunakan dalam aplikasi lapangan.
Q2: Seberapa merata kinerja penyebarannya?
A2: UHAND Manure Spreader memberikan distribusi yang konsisten dan merata, membantu meningkatkan pemanfaatan nutrisi dan hasil panen.
Q3: Untuk ukuran pertanian berapa alat ini cocok?
A3: Alat ini cocok untuk pertanian skala kecil, menengah, dan besar, berkat kapasitasnya yang efisien dan pengoperasian yang mudah.
Q4: Berapa banyak operator yang dibutuhkan?
A4: Hanya dibutuhkan satu operator, secara signifikan mengurangi tenaga kerja dibandingkan dengan metode penyebaran tradisional.
Q5: Apakah mesin mudah dioperasikan?
A5: Ya. Kontrolnya sederhana dan intuitif, memungkinkan operator untuk belajar dan mengoperasikan mesin dengan cepat.
Q6: Apa saja persyaratan perawatannya?
A6: Perawatan rutin minimal. Mesin ini dibuat dengan komponen tugas berat yang tahan lama yang dirancang untuk masa pakai yang lama.
Q7: Apa manfaat utama bagi pemilik pertanian?
A7: Peningkatan efisiensi penyebaran, pengurangan biaya tenaga kerja, pengelolaan nutrisi yang lebih baik, dan operasi lapangan yang lebih produktif.
![]()
![]()